Archive for the pergolakan batin Category

tapi apah

Posted in pergolakan batin on Mei 19, 2008 by kikie

tapi niatku untuk menjalankan hidupku dengan caraku sendiri tidak disambut dukungan dari keluarga. sebetulnya bukanlah hal yang mengejutkan bahwa mereka tidak akan senang mendengarkanku berencana tidak kuliah.

tapi kemudian kupikirkan lagi, baiklah, akan kujalani ini semua dulu, akan kucoba untuk kompromi dengan keinginan2 orang di sekitarku. meski entah apa yang kemudian akan mereka perbuat untuk membuat hidupku lebih pantas dijalani.

ya, hidup yang membosankan bukanlah hidup yang pantas dijalani. aku tidak ingin terlalu mapan. memang aman secara ekonomis, tapi segera saja aku akan kehilangan jiwa hidup ini. hidupku akan semakin terampas dari diriku sendiri.

dan jika aku dapat menghindar dari kehampaan, kenapa menyerahkan hidupku padanya? maaf saja, hidupku bukan untuk dijual atau diberikan pada siapapun dan apapun juga.

kosongt

Posted in pergolakan batin on Mei 19, 2008 by kikie

di satu sisi, aku merasa benar-benar hidup semester ini. kenapa baru sekarang, pikirku. tapi dua minggu belakangan aku merasa mati. sekaan tiada hal berhguna yang dilakukan. waktu yang terbuang percuma. menyebalkan. maka beberapa waktu belakangan aku mencoba kembali menikmati kesendirianku dan … entahlah.

aku benci mengetahui bahwa beberapa waktu belakangan ini kita hadir tanpa melakukan apapun yang berarti. tidak, tidak seperti itu … hidup bukan hanya untuk bersenang-senang, meski sesungguhnya untuk apa pun aku belum mengerti. jika hidup hanya untuk bersenang-senang, kurasa wajar bahwa segera kita akan tiba pada titik jenuh, kehampaan total, kesia-siaan … bersenang-senang sudah tidak lagi menyenangkan. entahlah, lagi-lagi kukatakan entahlah. ada banyak hal tidak beres yang sedang berlangsung, jelas. daripada cuma bersenang-senang, mungkin lebih baik melakukan sesuatu untuk memperbaiki keadaan …

dan aku jadi merasa bersalah karena justru berleha-leha di dalam situasi seperti ini … melakukan hal-hal nggak penting dan kurang mengembangkan diri (meski secara fisik, tubuhku mengembang ..). main dopus, ngecek friendster, multiply berisi entahapaapa (dulu aku masih pantas berhadap sesuatu yang lebih berbobot dari banyak user multiply karena memang banyak hal menarik yang dulu kutemukan di sini, tapi sekarang … ah … rengekan tanpa kontemplasi … paparan keseharian tanpa pembelajaran lebih dari sebatas permukaan … maafkan aku yang berharap terlalu banyak dari apapun padahal aku pun bukanlah apa-apa :( ), mailbox yang tidak lagi didatangi e-mail2 yang dapat membuatku lama membaca dan berusaha menjalankan otak koloidal (bukan encer) ku dengan sedikit lebih aktif dari biasanya, makan, tidur, masturbasi, terkapar, batuk, buang ingus, head round-round, …

mana, tidak ada asupan baru dalam diriku yang mampu tinggal lama selain lemak yang tidak dikehendaki dan racun yang mengendap dan bersiap untuk memutasi sel-sel tubuhku hingga suatu hari pengkhianatannya terhadapku yang juga keras kepala ini lengkap sudah.

seharusnya aku tidak terpengaruh jika ada yang hidup tidak untuk apapun. itu bukanlah hidup yang kuinginkan. tapi untuk apa juga aku hidup? kupikir kini juga, aku ingin hidup untuk menghidupkan apa yang aku inginkan, apa yang aku percaya, apa yang aku anut dalam diri ini, apa yang aku akui …

lalu apa pula itu semua? entah bagaimana aku menerangkannya. aku bukan orang yang cukup penyabar untuk memaparkan semuanya satu per satu …

ingin refreshing dengan membaca beberapa buku fiksi dulu sebelum kembali membaca nonfiksi. otakku semakin membeku saja rasanya, ditambah penyakit yang mulai menggerogoti kepalaku … kepala pusing entah kenapa …
refreshing yang nggak mematikan dong :( jangan main dopus melulu napa kie.

terus sebelum

Posted in pergolakan batin on Mei 9, 2008 by kikie

tunaikanlah hasratmu segera sebisa mungkin. terobos saja segala halangan yang ada. sebelum datang halangan dari tubuhmu sendiri.

ingin aku menyanyikan kegelisahanku dan meneriakkan kemarahanku pada dunia, namun apa daya seakan tenggorokanku berkata “JANGAN!” dan meremukkan tubuhku ketika aku melawan kehendaknya.

(ketika tenggorokan kembali meradang karena penggunaan pita suara yang terlalu intens minggu lalu)

-langit begitu cerah tiga malam ini … akhirnya ada kesempatan menyaksikannya di atap kandang hewan ini juga setelah catatan pendek ini selesai. persetan dengan tubuh yang mengkhianatiku, saat ini aku hanya ingin menikmati kesendirianku-

mengerti

Posted in pergolakan batin on Mei 9, 2008 by kikie

mereka tidak akan mengerti, kata adikku. orangtua kami. orang-orang di kampus. orang-orang yang dulu pernah dekat dengan kami. mantan-mantan kekasih kami. para moralis. para agamis. dan banyak yang terkasih pun kini masuk dalam “mereka”. mereka tidak akan mengerti mengapa kami jadi begini. mengapa kami menceburkan diri dalam masalah-masalah yang kini sedang kami selami. mengapa kami memilih untuk hidup seperti ini, meyakini hal-hal yang bertentangan dengan apa yang mereka yakini. dan kami tidak hendak bersusahpayah membuat mereka mengerti. karena mereka tidak akan mengerti, mereka tidak akan mengerti.

tapi kurasa aku tidak sendiri. ya kan? sendiri pun tak mengapa.
aku akan baik-baik saja tanpanya dalam hidupku.

“tentu saja aku tidak akan rela menukar ribuan cahaya dengan satu titik kegelapan yang menghisap”

ayo kita terus jalani hidup yang kita pilih sepenuhnya! semangat!!

luka

Posted in pergolakan batin on Mei 6, 2008 by kikie

saya kehilangan seorang yang sangat saya sayangi. saya rasa, sekarang dia sudah benar-benar membenci saya. saya akui bahwa saya sadar betul bahwa sikap dan perubahan yang terjadi pada diri saya beberapa bulan belakangan ini pasti bukanlah hal yang akan membuatnya tetap nyaman berada di sekitar saya. saya terima itu, saya maklumi itu, meski saya merasa betul-betul terluka.

ya, kamu tahu, bagaimana rasanya dibenci orang yang sangat kamu sayangi?

di sisi lain, saya mendapat banyak teman baru. baru akhir-akhir ini saja saya merasakan betapa kebersamaan dengan kawan-kawan itu begitu menyenangkan. baru akhir-akhir ini saja saya merasakan solidaritas antar sesama yang begitu kuat. entahlah, mungkin hanya perasaan sentimental saya saja. tapi begitulah …

gugur satu tumbuh sekian banyak. saya bahagia, di sisi lain saya juga masih menyimpan luka. tentu saja saya tidak ingin menukar ribuan cahaya untuk satu titik kegelapan seperti lubang hitam.

tidak, tentu saja tidak.
hanya saja kini saya merasa benar-benar terluka.

ketika menyadari bahwa ternyata ia telah benar-benar menyingkirkan saya dari hidupnya. ketika menyadari bahwa ternyata ia kini benar-benar membenci saya. hal-hal yang sebetulnya juga sudah lama sekali ingin saya lakukan terhadapnya, namun belum pernah berhasil sejauh ini.

apapun yang terjadi, saya selalu menyayanginya.
sayang sekali, sayang!

“namun ketika ketulusan mengharapkan penghargaan, hal itu tidak lagi dapat disebut ketulusan, ya kan?”

lepas

Posted in pergolakan batin on Mei 6, 2008 by kikie

sejujurnya, saya ingin segera tidak kuliah lagi.

tidak lagi kuliah tidak selalu berarti segera menyelesaikan kuliah. sejujurnya pula saya jengah dengan pikiran “lulus 1-2 tahun lagi”, karena itu berarti menempuh birokrasi pendidikan formal yang semakin membuat saya muak itu lagi.

karenanya, saat ini saya sedang mencari potensi sumber pendapatan. meski entah apa yang mampu saya lakukan. ada beberapa hal yang saya rasa dapat saya lakukan. satu di antaranya benar-benar membuat saya merasa antusias. tapi sepertinya saya harus membuat contoh hasil pekerjaan terlebih dahulu.

kemudian, lagi-lagi pendidikan formal itu mencegah saya untuk segera menyelesaikan bahkan mulai menggarap contoh hasil pekerjaan itu. atau membuat hal-hal kecil yang kiranya dapat menghasilkan pendapatan ekstra.

sialan.

sejujurnya, saya ingin segera lepas dari pendidikan formal.

menikah agar ada alasan untuk lepas dari pendidikan formal?
saya tidak ingin menikah, apalagi dengan laki-laki gila-kerja yang nggak bisa diajak bertualang apalagi jadi pemberontak.

hidup saya sebelum ini sudah cukup membosankan dengan formalitas dan duduk manis di kelas selama berjam-jam. saya tidak ingin hari esok saya jadi lebih membosankan lagi dengan rutinitas yang monoton.

may 1st, 2008

Posted in pergolakan batin, prihatin on Mei 4, 2008 by kikie

sepertinya saya masih penat atas kamis lalu yang berlangsung di luar ekspektasi minimal dan akhirnya berantakan betul. mungkin di antaranya karena realisasi yang tidak berlangsung betul sesuai yang telah direncanakan. yang jelas pihak yang merasa paling benar di muka bumi itu telah mengacaukan segalanya. banyak hal yang kemudian berubah dan dilenyapkan. hal-hal yang kemudian membuat saya merasa kehilangan sebelum mendapatkan.

tidak, saya tidak ingin beristirahat karena itu. hanya saja keadaan juga memaksa saya untuk berbaring sejenak dan berkumpul dengan keluarga kembali. dan berlagak seakan semuanya baik-baik saja, di hadapan mereka. sebagaimana banyak yang telah menipu saya tentang keadaan di luar rumah ketika saya masih sekolah dulu. seakan semua baik-baik saja. padahal tidak, sungguh jauh dari “semua baik-baik saja”.

andai saja senin besok saya tidak perlu kembali ke bangku kuliah dan duduk manis selama berjam-jam mendengarkan kuliah yang menjemukan tanpa dapat bergegas dan mondar-mandir ke sana ke mari. tanpa dapat bergurau apa adanya tanpa beban moral yang menjijikkan. tanpa dapat benar-benar menjadi diri saya sendiri. sungguh statis adalah keadaan yang memuakkan.

“siapa yang kalian sebut perusuh? kalian lah yang menghabisi kami tanpa ampun. heran bahwa kita sama manusia”