Archive for the ngebacot Category

ondel-ondel BBM dan bus kota versus busway

Posted in ngebacot on Mei 19, 2008 by kikie

isu kenaikan BBM lagi hip. katanya, akhir-akhir ini aksi membakar boneka SBY-JK sudah merupakan kewajaran. teringat pembakaran boneka bakrie yang berujung penangkapan besar-besaran … mungkin memang yang mampu dan bersedia menyokong dana lah yang diutamakan. pantas juga kalau polisi jadi lebih pantas disebut sebagai pelindung yang bayar. selain bahwa hanya mampu meringkus kumpulan yang relatif sedikit isinya. sembari terus menggalakkan citra bahwa polisi adalah pelindung rakyat.

seperti yang dikatakan ibu saya kemarin,
“ya iya lah (masa ya iya dong), kan udah ada lagu nasionalnya! maju tak gentar, membela yang bayar”

tapi itu tidak ada hubungannya.

BBM naik, tarif bus akan naik.
ooooooouh …….. *tepuk kepala dengan tampang suram*

– pelanggan setia bus kota bukan busway yang gak pernah benar-benar asik ditumpangi-

[bus kota masih memberikan kesempatan untuk menikmati angin sepoi-sepoi dan pemandangan indah berupa makhluk dari kubu adam yang begitu sedap dipandang dari kursi sekitar -sekiranya ada- sedangkan di busway kemungkinan semi-absolut yang ada adalah berdiri sambil memegang pegangan yang sudah disediakan dan bersabar akan kepegelan yang ada akibat berdiri sambil memegang pegangan yang sudah disediakan sembari berjuang menyesuaikan diri dengan dinamika busway yang sinting dalam hal menggunakan rem tangan]

telat makan dan terancam akan menjalani malming yang suram, 17 mei 2008

Iklan

ternyata kucing beneran

Posted in keseharian, ngebacot on Mei 19, 2008 by kikie

Adalah menyebalkan. Ketika praktikum lapangan, aku mendengar suara kodok, maka sibuk dicari lah suara kodok tersebut. Belakangan diketahui bahwa itu hanya suara ringtone seorang asisten praktikum. Lalu di saat yang lain, di sebuah ruang tunggu terdengar suara anak kucing. Tidak ada anak kucing di sekitar situ. Ternyata lagi-lagi ringtone. Ringtone ponsel milik orang di depanku.

Karena itu semua, aku jadi semakin ragu akan keberadaan sesuatu yang hanya terdengar suaranya saja. Jangan-jangan lagi-lagi cuma manipulasi oleh teknologi tingkat lanjut. Hingga baru saja aku tercengang melihat seekor kucing hasil hubungan gelap kucing persia dengan kucing kampung muncul dari balik pagar setelah terdengar suara meong yang terasa palsu.

“oh, kucing beneran toh?”

Asal jangan di kemudian hari kita cuma bisa dengar suara kucing lewat rekaman saja. Dan lalu meragukan apakah ini suara kucing asli atau sudah diremix.

Contoh yang ekstrim.

Tapi bahkan seorang kawan di kota, ia masih baru lulus SD dulu, tidak tahu-menahu soal bekicot.

Manusia sudah semakin terasing dari alamnya. (Apa sih). Dan kita membangun alam kita sendiri yang membosankan. Kita berusaha menciptakan keteraturan sendiri tanpa belajar dari keteraturan alam. Dan aku pun semakin sering bolos kuliah.

Tapi itu tidak ada hubungannya.

try to tolerate annoying people …

Posted in ngebacot, prihatin on April 29, 2008 by kikie

orang yang nggak bisa membedakan yang mana yang metafor dan bukan metafor
orang yang nggak bisa membedakan kapan bercanda kapan nggak bercanda
orang yang nggak bisa mendeteksi nada sarkasme
orang yang merasa sudah paling bijak di muka bumi padahal nggak pernah mencoba keluar dari zona nyaman tempat ia berkubang selama belasan tahun lamanya sehingga cuma belajar dari balik jendela
orang yang orientasinya cuma rajin kuliah lalu dapat IPK tinggi lalu lulus dengan cepat lalu dapat kerja dengan gaji yang tinggi atau berkeluarga sakinah mawaddah warahmah lalu mati masuk surga

life would be so damn boring, baby!

aku memang dapat mentoleransi orientasi memuakkan seperti itu pada orang lain di sekitarku.
tapi ketika mereka tidak dapat mentoleransi perbedaan orientasi hidup yang mereka saksikan padaku …
ingin sekali menonjok wajahnya hingga hidungnya mimisan, sembari aku berteriak
“WAKE UP BABY, GET A LIFE!!!”

kemenangan macam apa?

Posted in ngebacot, prihatin on April 20, 2008 by kikie

ini cuma ocehan tidak berguna seputar berita yang hari ini masuk RSS readerku.

sesinting-sintingnya aku (dan bahwa aku mengaku tidak ingin sembuh dari berbagai kejanggalan dalam diriku), entahlah… mungkin aku hanya tidak mengerti, tapi kupikir orang-orang ini jauh lebih sinting. sinting dalam konteks yang tidak menyenangkan.

nggak mau membahas lebih jauh soal seorang mantan pejabat orba yang bikin partai baru dan konon kena “celebrityness syndrome” (entah sindrom macam apa pula itu, istilah dari seorang ilmuwan LIPI). aku bukan orang dengan selera humor yang cukup umum, sehingga aku justru muak dengan dagelan-dagelan yang ditawarkan panggung dagelan besar di area kepulauan indonesia ini.

entah apa yang diinginkan, sehingga kepala seorang manusia yang kebetulan jadi “warga amerika” ditawarkan sebagai hadiah kepada presiden amerika serikat. korelasinya apa dengan “jalan menuju kemenangan”? adalah konyol bahwa kemudian dimaklumi tentang sifat dasar kelompok ybs yang memang memukul rata segala sesuatu: semua warga amerika adalah kafir; semua kafir adalah musuh; semua kafir telah dihalalkan darahnya untuk ditumpahkan. hal gila seperti itu nggak bisa dimaklumi. tapi memang hal itu sepertinya sudah umum.

entah siapa yang bebal, aku yang kini semakin meragukan moralitas dan klaim kebenaran agama-agama, atau siapa? aku tidak melihat ada korelasi antara “jalan menuju kemenangan” dengan menyerahkan kepala seorang manusia kepada presiden negaranya. lagipula memangnya presiden itu benar-benar peduli? terutama presiden macam itu. “serangan terhadap keadilan”? apa yang mereka pikirkan tentang keadilan? keadilan macam apa? mau kemenangan macam apa? apa yang bisa mereka nikmati dari semua kegilaan ini? oh ya, ada yang namanya kelainan jiwa seputar kepuasan terhadap keberadaan situasi yang nggak manusiawi. apa ini adalah kelainan jiwa massal lainnya?

ah, ini sudah semakin rawan, bisa-bisa aku diresmikan sebagai satu lagi manusia yang dihalalkan darahnya untuk ditumpahkan ke atas tanah…. tanah tuhan, tuhan macam apa yang haus darah dan mengkehendaki semua ini? ah, lagi-lagi…

sementara di sekitar hidupku kini, orang-orang mengajak berkonfrontasi atas apa yang sebetulnya benar-benar nggak penting. senang banget sih buang-buang energi? pada masa di mana konon persediaan energi semakin menipis seperti sekarang…

ah, laper!!

terkait : ini dan ini.

blogosphere

Posted in ngebacot on April 18, 2008 by kikie

berbagai varian pembahasan di berbagai blog, entahlah akhir-akhir ini sulit menemukan yang benar-benar berbeda sehingga benar-benar sedap diikuti.

roy suryo lagi. video konyol itu lagi. blog sebagai sarana mencari uang. kompetisi blog. komunitas blog sanasini. intisari mutiara kebijakan. kontroversi religius.

halah!!

Posted in ngebacot on April 18, 2008 by kikie

masalah pornografi dan pornoaksi nggak bakal selesai cuma dengan peraturan dan pembatasan demi pembatasan. nggak juga bisa sekedar menuding degradasi moral sebagai inisiator atas itu. moralitas dimana orang-orang munafik bersembunyi, masih bisa pula kah itu dipercaya?

seperti rumput yang gak cukup dipotong biar permukaan tanah nggak semrawut.

udahahsingkataja.

sinting

Posted in ngebacot, pergolakan batin, sinting on April 3, 2008 by kikie

bicara sinting, seorang kawan tadi siang mengemukakan progress kesintingannya dengan beberapa kawan lainnya dengan tenang. katanya, psikiaternya mengatakan bahwa tahap kesintingannya sudah cukup parah. ia mengemukakan hal itu dengan benar-benar tenang, seperti ketika kami semua menggosipkan si kucing kampus yang diisukan tengah hamil. kawan-kawannya juga menanggapi hal itu dengan begitu tenang. benar-benar seperti sedang merumpikan si kucing kampus yang konon sedang hamil itu.

aku jadi iri.

pertama, aku sudah lama penasaran dengan hasil diagnosa yang akan keluar dari seorang psikiater apabila ia mendiagnosaku. aku sudah lama curiga bahwa ada beberapa hal yang betul-betul gila terdapat dalam diriku. sesuatu yang tak dapat kukemukakan pada siapapun kecuali wa-jan karena detailnya adalah rahasia tergelapku. jangan kuatir, aku bukan seorang pembunuh yang psikopat. bukan pula seorang klepto. aku hanya merasa sinting karena suatu hal yang tidak dapat kukemukakan di sini, itu saja. aku tidak merasa risau atas ini karena kurasa ini tidak merugikan orang lain (justru kerisauan orang lain atas kesintingan malah merugikanku!!). ya, aku penasaran sekali dengan hasil diagnosa resmi mengenai kondisi kejiwaanku. tapi setelah bertahun-tahun kecurigaan ini berlangsung, aku belum juga sampai pada konklusi yang memuaskan.

kedua, bahwa sesungguhnya kawanku itu menurutku biasa-biasa saja. apa sih yang sinting dari dia? cara dia mengusili orang menurutku unik, bukan sinting. pola makannya yang luar biasa (dia sering tidak makan berhari-hari tapi tetap chubby) menurutku bukannya sinting. lalu apa? tentunya banyak sekali yang belum aku ketahui darinya, apalagi kami hanya saling kenal sepintas saja dan kebetulan dekat dengan kawan seperjuanganku dalam perkuliahan. meski itu tidak membuatnya segan mempertahankan hobinya mencubit pipiku yang ganteng ini. tapi itu sih nggak sinting, aku kan memang ganteng sih! *plak* mungkin salah banyak dari hal-hal yang tidak kuketahui darinya adalah poin-poin kesintingannya. mungkin? tentu saja!

ketiga, bahwa kawan-kawannya menanggapinya dengan biasa saja. seperti hanya membicarakan tentang persiapan chris john sebelum bertarung di arena tinju. tidak seperti aku ketika mengemukakan asumsiku bahwa mungkin aku memang sinting pada … katakanlah, pimen; hanshan; dan ogi. mereka sama sekali tidak menghargaiku dengan segala kejanggalan yang ada padaku, itulah yang kutangkap dari reaksi mereka. sejujurnya kalaupun aku memang sinting, aku nyaman dengan pola kejiwaanku yang rusuh ini dan tidak mau jadi waras. apalagi kalau jadi waras berarti berhenti menggila dan tidak bisa masuk ke “wonderland” yang penuh hal-hal tak terduga (mengeksplorasi bawah sadarku!!). menjadi waras pasti akan sangat membosankan. aku akan senang berada di sekitar orang-orang yang memang menyadari kesintinganku, tapi tetap bersikap positif dan asik akan itu. karenanya aku agak iri dengan kawanku yang konon sinting itu.

keempat, … apa ya. kok jadi lupa gini. hahahaha. tersapu etanol lagi? hebat kemampuan etanol membersihkan banyak hal. mungkin pikiran itu terdiri dari lipid, sehingga dapat tersapu jika dilewati etanol. berarti konsumsi lipid bisa bermanfaat dalam mengakselerasikan kualitas pikiran. ah … sungguh serius, kukatakan pada engkau yang membaca ini: abaikan saja spekulasi abal-abal ini. jelas tidak benar, ya kan Luca? ya kan Tebien? wahai kalian yang jago kimia (tidak sepertiku yang ngulang biokimia tapi tetap dapat C).

jadi, katanya konsultasi ke psikiater itu kurang lebih minimal 150 ribu rupiah. anjrit. uanjrit. aku jadi tidak mampu berkata-kata lebih banyak soal itu. mungkin diagnosa resmi mengenai kondisi kejiwaanku sudah setaraf dengan menikahi tadashi hasegawa dan melahirkan anak perempuan hasil kegiatan kami. semacam hendak menggapai neptunus dari kali code menggunakan tangan. ah.

bercinta dengan mad hatter saja sudah setaraf dengan hendak menggapai uranus pake tangan dari pasar beringharjo kok. padahal aku kan manusia, bukan rokuro kubi yang bisa seenaknya memanjangkan anggota tubuh manapun sepanjang-panjangnya hingga sampai tujuan tanpa perlu benar-benar berjalan (sayangnya setahuku rokuro kubi hanya ada berupa perempuan, tidak pernah laki-laki *jadi kenapa, kai?*).

untung aku masih punya tangan dan imajinasi yang kuat!!! *ditampar*