Archive for the kuliah Category

bletak

Posted in kuliah, pergolakan batin, sinting on April 5, 2008 by kikie

aku ingin sekali bisa menulis dengan keren seperti beberapa orang yang aku kagumi termasuk beberapa kawan yang sungguh keren itu

tapi yang bisa aku lakukan sejauh ini mengenai itu hanyalah menulis dengan sok keren dan sok aneh

meskipun jujur aku tidak pernah mencoba jadi orang lain dalam kata-kata yang aku ketikkan untuk semua di luar kampus terkutuk yang penuh orang-orang yang terlalu rajin nan jenius serta berprospek menjanjikan untuk jadi orang kaya di hari kemudian

untunglah dalam seminggu tidak ada hari yang bernama “kemudian”
hanya ada senin selasa rabu kamis jumat sabtu minggu itu nama-nama hari

begitulah

sejujurnya aku ingin menggantung dosenku di jendela gedung kuliah kampusku, depan ruang kuliah VII. ia yang dengan senyum nakalnya senantiasa melontarkan tugas demi tugas yang samar namun nyata dengan deadline di satu hari tertentu untuk lebih dari 5 (lima) essay terpisah setiap pertemuannya. juga beberapa kakak angkatan dan orang seangkatan (aku tidak ingin menyebut mereka “TEMAN”) yang senantiasa menanyakan pertanyaan-pertanyaan super cerdas yang belakangan tidak dijawab sang dosen melainkan harus dicari jawabannya sendiri oleh kami semua dalam bentuk essay lainnya dengan deadline pada satu hari tertentu.

damn you smartass students … !!!

(di bawah pengaruh kesintingan ao sakurai dkk)

Iklan

UTS dodol

Posted in kuliah with tags on Maret 24, 2008 by kikie

ujian tengah semester di hari pertama kini adalah gila. karena ada rencana mengenai praktek kerja lapangan dengan dosen pembimbing, saya datang lebih cepat. beliau bilang bakal telat 20 menit. okelah. tapi lalu aku menyadari bahwa kartu ujianku tertinggal di kost. akhirnya aku meninggalkan kawan-kawan seperjuanganku di lab.

karena aku tidak berkendaraan, dan waktu itu adalah 30 menit menuju ujian, lumayan juga deh jalannya. olahraga pagi. sampai di kos, kartu sialanbudikusuma itu terselip cantik di binder catatan kuliahku yang jelek itu. aku kembali ke kampus.

tidak sempat lagi ke lab. aku berkumpul dengan beberapa kawan seperjuangan di kelas mammalogi. saat aku melihat mereka membaca tentang ordo Hyracoidea dan Rodentia, aku mulai merasakan firasat buruk.

setahuku, materi kuliah yang pernah diberikan hanya Sirenia (dugong dan manatee). selebihnya, terus menonton video life of mammals by david attenborough. yang sialannya diputar waktu aku jadi kuli preparat di bawah tirani nyonya besar K (bukan kikie) di lab histologi, selama seminggu penuh dulu (melelahkan, gimana yang sehari-harinya kerja dengan bos kaya’ gini ya? seminggu aja bawaannya udah pengen nampol tapi gak berani -takut dikasih E kaya’ siapaitu-). yang sialannya lagi diputar saat aku tepar di minggu sebelumnya. mengingat itu semua, firasat burukku makin menjadi. bahwa sebelumnya aku terkonsentrasi pada penggarapan makalah Lagomorpha (kelinci dan pikachu) yang deadlinenya juga hari ini. sungguh tragis.

masuk ke ruang ujian. melihat lembar soal ujian dan lembar folio, firasat burukku makin meledak-ledak. oh no mai. oh no mai. oh no mai.

SEMUA YANG GUA PELAJARI, GAK ADA YANG KELUAR.
Monotremata? platipus? mana Sirenia? mana dugong? mana manatee? waddepak waddehel?!!

tapi sepertinya semua yang lain dapat memprediksi kegilaan akademis itu dengan tepat. mereka semua dengan tenang mulai menorehkan bacotan zoologis panjang lebar tinggi luas volume di atas setan kecil keparat itu (“setan kecil itu tidak berwarna merah, melainkan putih.” – Kikie, 2007). sungguh intuisi mereka semua benar-benar tajam, setajam lidah para kaum sinis!! setajam jarum jahit kutukan putih salju!! setajam sengat irukandji yang merobek kulit!! sungguh … ah …

maka dengan apa adanya aku menorehkan bacotan bodohku di atas setan kecil itu. seperti biasa, aku yang secara akademis kini mungkin terhitung imbisil ini hanya mampu membacot sepanjang 1.5 halaman folio. didukung dengan tulisanku yang kecil itu. padahal nulis ginian bisa sampe berbuku-buku (mungkin sebaiknya aku jadi pencerita saja, bukan ahli apapun dalam dunia biologi). sementara yang lain … oh … mereka bahkan meminta folio (setan kecil!!) tambahan. oh. mereka semua memang sungguh jenius … sangat jenius …

tidak sepertiku yang lebih cocok jadi objek studi kelainan jiwa ini.