Archive for the hewan Category

Posted in hewan on April 24, 2008 by kikie

sang pencipta memiliki selera humor yang luar biasa.

beberapa pagi yang lalu, aku menyaksikan bekicot berenang di kolam. berenang memutar.
kemudian pagi berikutnya, aku melihat nyamuk bergelantung di sudut bak mandi. berayun-ayun, seperti sedang bermain-main.

sayang sekali bahwa bekicot berkeliaran seenaknya di jalanan pada hari gelap, sehingga sering terinjak. krak!

derajat playful kelas hewan

Posted in hewan on Oktober 30, 2007 by kikie

hewan itu seringkali menganut prinsip “dilihat boleh dipegang jangan”. sebagian ngegigit kalo dipegang. sebagian lainnya ngelepas racun kalo dipegang. jangankan dipegang, deket-deket aja kadang-kadang udah diracunin.

fun fact lainnya adalah bahwa, melalui observasi selama bertahun-tahun sebagai seorang pecinta hewan yang masih amatir (baru tingkat tiga sebagai mahasiswa yang pengen mendalami zoologi, itu juga lebih banyak dicekokin teori molekular daripada zoologi. *makiantakterdefinisikan*!), kami mendapati bahwa Mamalia itu cenderung playful. terutama kalau masih muda.

ya, ikan paus aja seneng bercanda. beda dengan hewan dari kelas lain. hiu of Pisces, misalnya. bawaannya serius mulu. coba ya, kapan bisa mergokin ikan hiu bercanda guling-guling ato tampol-tampolan dengan sesamanya? ga pernah. seringnya juga mergokin hiu putih loncat dari laut buat nyaplok anjing laut dengan tampang super serius (di tipi dan majalah tentunya). anak-anaknya aja udah saling makan pas masih jadi bakal telor yang mau dikeluarin. pas menetas langsung nyari bahan buat dicaplok. masih mendingan burung / Aves. mereka masih agak imut kalo udah soal interaksi sesama anggota spesies.

hiu versus mamalia itu, ibarat mahasiswa kaku versus mahasiswa cengengesan. dan kepintaran tidak ada hubungannya dalam hal ini.

sayangnya, di kampus gua kebanyakan tipe hiu daripada tipe paus.
*plakkkk*

duh, kok jadi ngomongin ini sih…

back to the topic! mungkin faktor mamalisme (???) kali ya. anak-anak Mamalia itu mungkin hidupnya lebih enak daripada anak-anak hewan kelas lain. soalnya pas baru lahir langsung dapet makanan dari orangtuanya, yaitu susu dari mamae. kalo hewan kelas lain kan ada yang baru lahir bahkan sebelum lahir pun udah ditinggal orangtuanya. ato disuruh nyari makan sendiri meski masih dijagain. ato bahkan pas baru lahir langsung menyantap orangtuanya! so, anak-anak Mamalia ini jadi masih sempat buat main-main sambil berlatih buat survive di dunia yang buas ini bersama sesamanya.

burung juga kuranglebih sama. umumnya anak-anak burung, kalo masih berstatus anak-anak lengkap dengan bulu-bulu halus mereka, modalnya cuma mangap gede-gede aja buat dapet makanan dari orangtuanya. but well, they have to wait. soalnya makanan itu ga dateng secara otomatis dari badan orangtuanya, melainkan harus dicari seharian dulu baru bisa makan. mungkin itu yang menyebabkan derajat playfulnya so-so. nggak sehyper Mamalia, tapi juga nggak sekaku hewan-hewan di kelas lainnya lagi.

mungkin, ya.

menurutmu?