tapi apah

tapi niatku untuk menjalankan hidupku dengan caraku sendiri tidak disambut dukungan dari keluarga. sebetulnya bukanlah hal yang mengejutkan bahwa mereka tidak akan senang mendengarkanku berencana tidak kuliah.

tapi kemudian kupikirkan lagi, baiklah, akan kujalani ini semua dulu, akan kucoba untuk kompromi dengan keinginan2 orang di sekitarku. meski entah apa yang kemudian akan mereka perbuat untuk membuat hidupku lebih pantas dijalani.

ya, hidup yang membosankan bukanlah hidup yang pantas dijalani. aku tidak ingin terlalu mapan. memang aman secara ekonomis, tapi segera saja aku akan kehilangan jiwa hidup ini. hidupku akan semakin terampas dari diriku sendiri.

dan jika aku dapat menghindar dari kehampaan, kenapa menyerahkan hidupku padanya? maaf saja, hidupku bukan untuk dijual atau diberikan pada siapapun dan apapun juga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: