Arsip untuk Februari, 2008

nasi goreng babat

Posted in personal on Februari 28, 2008 by kikie

aku merasa tidak pantas entah karena apa … mungkin karena ini tanggal tua dan dompetku kian menipis sementara isi rekening bank ku memprihatinkanku sendiri. tapi saat ini aku benar-benar ingin makan nasi goreng babat. kurasa keadaan seperti ini patut disyukuri karena sebelumnya aku betul-betul tidak tahu ingin makan apa. keadaan ‘ku tahu yang ku mau’ memang merupakan keadaan yang positif, karena spirit hidup hadir di baliknya.

kemudian aku makan nasi goreng babat, sepulangku dari tempatku biasa berada di sore hari pada semester genap. aku jadi teringat debro, mantan lelaki no.3 dalam hidupku (no.1: bapakku; no.2 : tadashi :P). belum lama ini ia berkata ingin sekali makan nasi goreng. aku kurang mengerti, padahal tentunya untuk orang seperti dia pastinya tidak sulit mendapatkan nasi goreng. dia adalah laki-laki yang kosnya tidak dibatasi jam malam, sehingga bisa membeli nasi goreng kapan saja. dia juga tentunya punya uang, lagipula sekarang dia sudah punya pekerjaan.

entahlah, ini hanya spekulasi tak berdasar. tapi mungkin saat itu ia tanpa sadar menginginkan seseorang yang dekat dengannya untuk memasakkan nasi goreng untuknya. ya, teringat olehku pula bahwa belum lama juga ia mengeluhkan suasana di keluarganya, dimana ia sudah mulai ditanyai mengenai pertanyaan tradisional yang memojokkan nan menendang ulu hati itu (“KAPAN KAWIN?”).

sungguh playboy yang malang … aku mengerti kesusahan hatinya, karena bahkan sejak aku baru masuk kuliah pun keluargaku sudah menyinggung-nyinggung mengenai prospek kepemilikan cucu dariku di masa yang akan datang. entah mengapa, sampai sekarang pun pernikahan masih merupakan opsi masa depan yang terdengar suram bagiku. untuk seorang penggembira yang sulit mapan sepertiku, membayangkan harus membagi waktu sehari-hariku dengan seorang pasangan sebagai seorang istri membuatku merasa cukup ngeri. sehingga kurang lebih aku mengerti kesusahan hatinya. tapi bagaimanapun juga, memang sepatutnya ia pensiun dari predikat playboynya.

ngomong-ngomong, nasi gorengnya enak. mungkin nasi goreng terenak yang pernah kurasakan setelah nasi goreng tio ciu di warung fenny yang sekarang selalu tutup itu. hmmm.

Iklan

kembali ke persembunyian

Posted in sinting on Februari 25, 2008 by kikie

dan kini pun aku kembali di sini, di tempat dulu aku sering menerbangkan anganku setingginya agar ia yang senantiasa mual itu dapat muntah sepuasnya tanpa siapapun jadi terganggu. lagi-lagi banyak yang berubah di sini. tempatku dulu menangisi cintaku terhadap pangeran ikan asin sebelum semuanya berakhir, telah terisi rak buku yang tidak tersentuh lagi.

bagaimanapun sendirinya aku, kini aku tidak kesepian. namun aku bersimpati terhadap buku-buku tak terjamah itu. padahal dalam keluargaku, bersimpati itu hukumnya haram. jauh lebih baik bermentari atau bermatrix, atau berbintang satu bahkan aiemtri. begitulah adanya yang berlaku di antara kami. sehingga ketika berobat kemarin pun, klinik tidak memungut bayaran sepeserpun padaku yang kondisi tenggorokannya senantiasa carut marut ini.

terhalang

Posted in bedah buku, pergolakan batin on Februari 25, 2008 by kikie

“aku berpikir, bahwa harapan tidak bisa dikatakan ada, juga tidak bisa dikatakan tidak ada. ia hanya seperti jalan-jalan yang membelah bumi. karena sebenarnya bumi tidak memiliki jalan-jalan pada mulanya, tapi ketika manusia melewati suatu jalan, sebuah jalan tercipta” – Lu Xun

tembok yang muncul antara jun-tu dan tuan tokoh utama pada cerita itu membuatku ikut merasa pedih. ketika dulu mereka berteman tanpa beban karena belum mengenal perbedaan status, namun kini segalanya harus berubah. seperti yang kemudian terjadi antara ken dan adama, yang menjadi kaku meski mereka menghabiskan tahun ke-17 mereka bersama dalam tahun penuh pemberontakan khas remaja. lalu aku dan sahabat-sahabat lamaku.

sepatutnya perbedaan status tidak memisahkan kedua orang yang bersahabat. tapi kepentingan-kepentingan lain yang dibangun manusia dalam hidupnya tanpa sadar telah membangun tembok-tembok yang kemudian memasung kemanusiaan kita sendiri. status ekonomi. kemapanan. tuntutan moral. tuntutan keluarga yang jadi tanggungan.

pada akhirnya lagi-lagi hidup adalah apa yang terdiri dari berbagai pilihan. untuk jadi jiwa yang bebas pun perlu ada yang dikorbankan. mungkin memang benar bahwa manusia tidak akan lepas dari kepedihan. itu biasa saja. sepatutnya tidak disesali berlarut-larut. tapi sepatutnya juga mengerti ketika ada yang kemudian terluka karena itu. hanya saja juga sebaiknya membiasakan diri. karena itu akan dihadapi sewaktu-waktu kemudian. hidup. proses belajar & berjuang tanpa henti. ketika proses berhenti, kita pun mati. sementara proses lainnya terus berlangsung, dan bumi terus berputar …

dirasuki kekasih rahasia dewa hujan!!

Posted in sinting on Februari 25, 2008 by kikie

hari ini aku terlambat makan siang. ialah sekitar jam 1/2 6 sore. jika mendengar ini, tuan muda ikan pepes cabe tiga pasti akan marah padaku. entah apa maksudnya. mungkin di khayangan ia mengurusi catatan waktu makan. entahlah, aku tidak ingat.

kami sama-sama diusir dari sana karena kerusuhan yang ia perbuat. ia itu bagaikan kera sakti. trickster sejati. tapi bawa-bawa nama orang. sebenarnya aku tidak salah apa-apa, hanya saja satu saat trickster itu membuatku terlihat seperti terlibat, saat sebelum ia akhirnya tertangkap. akhirnya kami diusir kesini. sebetulnya terpisah, tapi entah bagaimana  kini aku kembali bertemu dengan trickster itu.

sesungguhnya dewa hujan mengerti kesusahanku. tapi bahkan ia pun tidak dapat melawan keputusan petinggi khayangan ketika kami disidang. bahkan dengan statusnya sebagai pegawai penting di sana pun. kini ia hanya dapat mengirimkan apa yang seringkali menyusahkan kami semua jika terlalu intens; hujan. aku selalu senang ketika hujan, tetapi thor sering turun ke bumi untuk menggangguku tiap turun hujan. dan akibat kutukan yang aku dan sang trickster emban ini, aku menjadi sakit tiap kali terlalu intens menerima pesan dewa hujan. mereka memang tidak pernah membiarkanku melepas rindu terlalu lama dengannya.

rasanya seperti dewi oran yang malang, yang dijatuhkan dengan konspirasi oknum-oknum tertentu di khayangan yang iri. tapi aku tidak dendam, paling tidak aku tidak sampai dikerjai orang sebrengsek kakaknya shindo. lagipula aku hampir tidak pernah baca koran lagi 2 tahun belakangan ini, bagaimana bisa bersentuhan dengan sindo? koran seringkali membangkitkan amarah tak berarti, meski itu tidak berkaitan dengan pengusiranku dari khayangan.

tapi sesungguhnya pengusiran itu tidak terlalu penting. toh aku masih bisa berhubungan dengan dewa hujan. hanya saja aku berharap tidak usah bersinggungan lagi dengan sang trickster. hmph.

menyesal lah engkau yang tidak bernyali!

Posted in ngebacot on Februari 25, 2008 by kikie

menyesal lah engkau yang tidak bernyali !
karena semua akan berakhir tanpa sempat kau ungkap !
dan semua akan terkubur selamanya tanpa sempat tersingkap !

maka segeralah kalahkan ketakutanmu itu sebelum semua terlambat !!

orang-orang unik dalam hidup

Posted in personal on Februari 23, 2008 by kikie

jika aku harus menceritakan orang unik yang kukenal dalam hidupku, aku bingung.

ada 2 orang yang benar-benar unik nan aneh yang menurutku keren banget karena keanehannya. itu. ditambah bakat mereka yang membuat mereka tidak sekadar jadi orang yang luar biasa aneh. mereka adalah inspirasiku untuk bebas menggila pada saat-saat tertentu. ketika aku menggila seperti itu, rasanya puas sekali. makin puas ketika orang lain tidak mengerti kode-kode yang kusebar dalam kegilaan tersebut. ya, percayalah, semua absurditas itu ada maknanya.

ah, mereka benar-benar keren. tapi aku tidak mengenal mereka secara personal, dan aku terlalu grogi untuk mencoba mendekati mereka. ada ketakutan bahwa aku akan dianggap cari muka, sesungguhnya nggak rame, dsb. begitulah.

karena aku tidak benar-benar mengenal mereka, mungkin aku tidak akan menceritakan mereka jika diminta menceritakan mengenai orang unik di sekitar hidupku. instead, mungkiin aku akan menceritakan mengenai diriku sendiri. dasar narsis. aku akan menceritakannya dari sudut pandang orang lain yang penasaran, agak ngeri dengan absurditasku, tapi pantang menyerah untuk menggali jati diriku. halah. narsis banget sih. ternyata. hahahah. ya itulah itu. mungkin kapan-kapan akan kugarap.

sebetulnya ada satu lagi orang unik dalam hidupku yang membuatku penasaran. aku penasaran ingin mengenalnya lebih dalam dan mengerti seluk beluk keanehannya itu. tapi lagi-lagi aku tidak berani. mungkin dia akan mengacuhkanku. atau menganggap keberadaanku mengganggu. karena terus terang, itu pulalah yang kurasakan ketika ada orang yang mencoba menggali jati diriku, terutama ketika aku tengak menikmati kesendirianku. ya, kesendirian, aku sangat menikmatinya. dan terus terang, keramaian manusia cenderung membuatku bergidik ngeri.

kalau harus menceritakan mengenai satu orang unik dalam hidupmu, siapa yang akan kamu ceritakan? trus, memangnya dia itu bagaimana sih?

opportunists are certainly not edible

Posted in bedah buku on Februari 23, 2008 by kikie

dan kini pun kusadari bahwa tertawa adalah caraku untuk mengiyakan sesuatu yang pahit. saat aku membaca kalimat “hukum hanya menjelmaan dari pengebirian pihak mapan kepada kawulanya”, dan tertawa ketika membaca pernyataan “setelah meninggalnya pak dollah, teungku haji abubakar, meunasah kami seperti BEM unsyiah yang dikuasai calon-calon tikus masa depan di NAD”.

sejatinya semacam mereka terkesan sebagai kumpulan orang-orang oportunis. yang certainly not edible, enakan opor ayam masih bisa dimakan & lumayan enak (halah). maafkan aku yang terlalu jujur dan spontan ini. sekadar menanggapi apa yang kulihat dan kurasakan. mungkin akan mengundang somasi dari Dewa Ikan Pepes Cabe Tiga Tapi Busuk. sori deh.

(baru selesai baca buku “antitokoh”, kumpulan tulisan alumnus sekolah menulis Dokarim di Aceh).