Arsip untuk November, 2007

fotokopi masih tutup

Posted in sinting on November 30, 2007 by kikie

manusia-manusia berserakan
berlalu-lalang dengan ransel
sementara tempat fotokopi masih tutup
dan ia pun menunggu

mondar ….
mandir ….
seakan diri begitu sehat …
seakan bernapas masih merupakan suatu yang mudah …

tapi konon olahraga itu menyehatkan
maka dikatakan bahwa anggap saja itu olahraga
betapapun aku benci olahraga
dan bengek berkepanjangan mendera dada

manusia-manusia berserakan
kesana-kemari dengan ransel
tempat fotokopi sudah buka
tapi mesinnya masih dipanaskan

tiga lembar saja …
mengapa begitu lama?
sungguh inilah dia
menjelang hari-hari neraka dunia
bernama “deadline laporan praktikum”

sungguh adalah bahwa wish me luck, sodara-sodara.
dan wismilak adalah sejenis rokok
tapi aku bukan perokok
dan semoga kamu pun bukan perokok

sekian terima kasih

Iklan

antara pemaaf dan pelupa

Posted in ngebacot on November 23, 2007 by kikie

belum lama ini, ada seorang kenalan dari belanda yang nanya ke gua:
“ada nggak sih semacam makian dalam bahasa indonesia buat orang belanda?”
atau semacamnya lah.

sejauh yang bisa gua inget, nggak ada kaya’nya. tapi kita ingat soal frase “kompeni belanda” yang merujuk pada VOC. gua pernah denger seorang kernet bus teriak “yak, kompeni! kompeni!” pas dua orang turis bule dalam bus itu mau turun dari bus. tapi sejauh ini cuma sekali itu gua denger penggunaan kata itu. lagian nggak spesifik buat orang belanda, melainkan turis bule. mungkin penyamarataan bule = belanda begitu ya. padahal bule ya ga cuma belanda.

kadang-kadang digunakan juga kata londo, tapi kaya’nya itu bukan buat memaki sih. emang style bahasa daerah tertentu kali. ah ga tau lah. sepengertian gua sih gitu.

setelah gua jelaskan panjang lebar tinggi sama dengan volume ke dia, dia cukup takjub juga. jadi ga ada sebentuk dendam apapun pada orang Indonesia terhadap bangsa Belanda, gitu? oh, ga tau ya. untuk hal itu sih ga bisa dipukul rata. gua sih asik-asik aja dengan orang Belanda. ga semua orang Belanda itu bernafsu kolonialis. sama dengan bahwa ga semua orang Amerika itu rasis. tapi nggak sedikit juga orang-orang Indonesia yang memukul rata sifat orang ekuivalen dengan bangsa suku ras dan atau agama. yah secara universal kedua karakter ini toh bisa kita temukan di mana aja. ga cuma pada orang Indonesia. jadi untuk hal ini juga ga bisa dipukul rata.

but here, I’d like to note something … dari observasi amatiran gua, bangsa ini kaya’nya memiliki dua kemungkinan karakter. atau kombinasi keduanya, mungkin? pertama, sifat pemaaf. kedua, sifat mudah lupa. long-term memorynya sulit.

yah, lagian nggak cuma kolonial Belanda kok yang dimaafin. kolonial Jepang juga (dziiiiing….. *kamikaze* you know, secara implisit sebagian dari kita masih dijajah jepang lho. gua, misalnya. utamanya sih rekening bank gua … if you know what I mean … . tapi kalo bisa diartikan demikian, berarti secara implisit kita udah berada dalam jajahan banyak negara maju saat ini! ha!! baru nyadar toh??). meski di sisi lain sampe sekarang masih banyak tuntutan kepada Jepang untuk bertanggung jawab atas segala perbuatannya semasa perang dunia kedua. utamanya sih bersangkutan dengan budak seks yang mereka comot dari negara-negara jajahan mereka.

di korea, tuntutan ini gencar banget dikerahkan. sementara di indonesia, banyak bekas budak seks tentara Jepang yang terdampar di daerah Aru dan jadi harem kepala-kepala suku pedalaman di sana. yang overprotektif sekaligus abusif banget terhadap istri-istri mereka. argh. kalo dari yang gua baca di bukunya Pram sih, banyak di antara mereka yang milih untuk nggak balik ke tempat keluarga mereka di jawa atau kalimantan misalnya. alasannya malu. oh yeah damn rite, etika mengalahkan kemanusiaan. padahal udah tersedia kesempatan buat pulang. sialan banget. dan goblognya lagi, gua cuma bisa memaki hal itu saat ini. ga berguna lu kih!!

jangankan kolonialis yang menjajah bangsa ini di masa sebelum era “kemerdekaan”. fasis raksasa yang udah tega-teganya ngebunuhin jutaan anggota bangsanya sendiri dengan alasan dicurigai sebagai anggota PKI dan semacamnya, sampe sekarang belum diadili. jangankan itu yang sampe sekarang pun terus disembunyi-sembunyiin negara, yang udah terang-terangan seperti korupsi yang dia bikin pun sampe sekarang belum final pengadilannya. tertunda terus dengan alasan sakit. mungkin mereka lagi nunggu sampe kita semua lupa akan itu semua. dan toh banyak yang sudah lupa. biografi yang memuji-muji sang bung besar itu kini bermunculan. banyak yang bilang kalo jaman orde baru lebih asik dari jaman reformasi, jadi mereka berharap bisa balik ke jaman orde baru (referensi dari hasil diskusi di kelas Pendidikan Pancasila di kampus gua dua tahun yang lalu. most of them in my class said so. blah, all that they know is theories on biology … padahal kembali ke realita pun ga kalah pentingnya dengan mengeksplorasi pengetahuan yang berkaitan dengan biologi dan cepet-cepet lulus dengan IPK cum laude trus dapet kerja dengan gaji tinggi. sori ya kalo kebetulan ada orang seangkatan gua yang baca ini!! ga bermaksud nendang kok!).

jangankan mereka semua yang udah gua sebutin di atas. koruptor pun sekarang masih bebas kok nilep uang milyaran-trilyunan segampang nyomot kacang yang teronggok manis di dapur. dan kita pun memaklumi semua itu.

sampe kini pun gua belum mencapai tahap final dalam menyimpulkan hal ini. bangsa dimana kebetulan gua jadi bagiannya ini … pemaaf atau pelupa kah? atau saking ramahnya sampe diapa-apain juga ga protes.

tapi nggak juga deh. buktinya maling ayam bisa dikeroyok sampe mampus ga bebentuk kok.

ga ngerti lah gua sama logika yang dianut bangsa gua sendiri ini …
logika yang gua anut aja sampe sekarang masih suka bikin gua bingung sendiri kok.

tapi untuk kesekian kalinya … semua itu ga bisa dipukul rata. ga semuanya orang Indonesia kaya’ gitu. banyak lho yang ga terima dizalimi dan kini tengah berjuang untuk mencapai keadilan bagi kita semua …

dizalimi? jangan mau!! plis deh! ga usah dipegang-pegang itu sifat nrimo berlebihan! pake lah common sense itu … lu manusia, punya harga diri. jaga itu!!

LOVE AND PEACE!!!

trotoar

Posted in ngebacot with tags on November 17, 2007 by kikie

trotoar merupakan fasilitas untuk:
a. pejalan kaki untuk berjalan dengan lancar
b. tempat penjual pulsa telpon selular untuk masang papan segede kebo
c. tempat parkir kendaraan roda dua
d. jalan alternatif kendaraan roda dua ketika sedang macet
e. tempat pohon segede anjing herder

???

kepemimpinan naif

Posted in ngebacot with tags on November 14, 2007 by kikie

pemimpin yang baik
= penjilat?
= senang basa-basi?
= bertele-tele?

???

marak sekali adanya pelatihan kepemimpinan di sana-sini. tapi dimana pemimpin idaman itu? pemimpin yang berani menentang dan menindak tegas pihak-pihak yang merampas hak orang lain terutama yang ada di bawah pimpinannya. pemimpin yang bersedia mengabdikan dirinya buat yang dia pimpin, bukannya malah mengambil manfaat dari yang dia pimpin untuk kepentingan dirinya sendiri.

ketika kader-kader keluaran berbagai macam pelatihan atau pengembangan atau whatever kepemimpinan itu malah berpaling kepada “tambang emas”,
apa itu yang namanya pemimpin?

buat apa pelatihan kepemimpinan kalau cuma menghasilkan robot-robot mainan kapitalis?
buat apa program ambisius berbudget jutaan di kampus-kampus yang bertujuan buat mengembangkan kepemimpinan, kalau cuma melahirkan robot-robot yang nantinya lupa daratan?

oke. kepemimpinan untuk diri sendiri pun penting. oke.
but do you really need those &@%^# to train yourselves???

COME ON!!!!!!!

kawanku yang nyaris jenius

Posted in percakapan with tags on November 5, 2007 by kikie

X: anjrit IQ gua jongkok
Ki: emangnya IQ loe berapa
X: ….
Ki: oiiii …
X: 131
Ki: …… anjrit.

berarti gua udah masuk kategori imbisil :D;;

oil-con film 101

Posted in tutorial with tags on November 4, 2007 by kikie

kertas minyak, umumnya dijual per pak dalam ukuran kurang lebih seukuran telapak tangan. jangan bayangkan kertas biasa yang terbuat dari lebih 90% selulosa. kertas ini beda. lebih sensi terhadap minyak. cocok untuk grease spot test yang cukup detail.

berikut cara memakai kertas minyak:
1 : buka bungkus kertas  minyak
2 : ambil 1 lembar kertas minyak
3 : tempelkan kertas minyak di area wajah yang berminyak. kalau seluruh area wajahmu berminyak, pilih area yang ingin kamu kurangi keberkilauannya terlebih dahulu.
4 : sedikit tekan kertas minyak dengan lembut. baik adanya bahwa kertas minyak tidak diusap ke muka (di-lap), apalagi kalau kamu pake make up dan ga mau make upmu luntur gara-gara ngelap muka.
5 : minyak di permukaan wajahmu, insya Allah akan terserap dengan baik ke kertas minyak
6 : lanjutkan ke area muka lainnya yang berminyak sampai kertas minyak nyaris sepenuhnya transparan.
7 : gunakan kertas minyak lainnya jika ternyata mukamu masih terlalu glossy.
8 : pakai kertas minyak hanya apabila diperlukan. misalnya ketika wajah sudah terlalu glossy akibat terlalu banyak minyak sehingga kurang menyenangkan hati sendiri jika kamu ngaca. atau ketika kawan di sebelahmu bilang, “wajahmu banyak minyaknya tuh!”. seperti itu. bukan apa-apa, kalo pake terlalu sering kan bikin kertas minyaknya cepet abis gitu lho.

sedikit fakta mengenai kertas minyak dan minyak di permukaan wajah kita:
1. umumnya buat kulit yang cenderung banyak minyaknya, kamu bakal butuh paling sedikit dua lembar tiap kali pake. kalau yang laju pengeluaran minyaknya udah kaya’ blok cepu, mungkin butuh lima sampai sepuluh. saya sendiri akhir-akhir ini biasa memakai tiga tiap kali pakai.
2. kadar minyak di permukaan wajah ditentukan oleh faktor genetis, psikologis dan makanan apa saja yang akhir-akhir ini kita makan. kalo males pake kertas  minyak, usahakan untuk menghindari konsumsi makanan berminyak atau konsumsi hewan.
3. nggak usah merasa kurang beruntung kalo ditakdirkan punya wajah yang gampang banget berminyak. justru wajah bakal lebih awet muda karena nggak gampang kering sehingga kisut. selain itu juga dengan banyaknya keluar minyak dari wajah, keluar pula benda-benda ga bener dari balik permukaan kulit wajah yang berpotensi bikin jerawat atau noda abadi. batu, misalnya … *plakkk*
4. nggak semua brand kertas minyak bermutu baik. ya iyalah. FYI, kertas minyak yang banyak diiklankan oleh artis remaja (emangnya dia masih remaja?) berinisial A.M itu kurang bermutu baik. kurang efektif dalam menyerap minyak secara tuntas. pake 15 lembar juga kadang ga cukup. ga bermaksud menjatuhkan merk tertentu ya, ini cuma berdasarkan fakta lho … lebih disarankan untuk memakai kertas minyak yang biasa dijual di bagian wadah kosmetik dan berbagai macam spons di toko terkait. lebih mahal, tapi lebih worthed. pake 2 lembar biasanya cukup, jadi ga cepet abis. biasanya yang lembarannya warna biru lebih efektif menyerap minyak. nggak tau kok bisa gitu, jangan tanya saya..
5. kertas minyak cuma menyerap minyak. nggak menyerap air. jadi ga usah coba-coba ngelap keringet pake kertas minyak.
6. kertas minyak di sini bukan dimaksudkan bahwa itu kertas minyak yang dipake buat bikin bendera-benderaan pas lagi 17-agustus-an.

gaban

Posted in hiburan with tags , on November 1, 2007 by kikie

Dia berdiri diatas tebing atau gedung, berteriak “Jouchaku” dan melakukan koreografi tertentu (tangan keatas seperti minta bantuan dari langit). Ketika sudah berubah menjadi Gaban, dia langsung pose dengan berbagai angle kamera, dari kiri, kanan dan depan. Pada saat ini, kamera langsung zoom in dengan cepat sampai beberapa kali (gaya sinetron gitu deh kalo misalnya si anu ternyata anak tiri dari ibunya yang si tukang selingkuh blablabla, langsung *jeng jeng…zoom in ke muka berkali-kali dengan ekspresi kaget). Lalu langit gelap penuh dengan awan petir pun terbuka, dan keluarlah pesawat Gaban yang namanya Dolgiran, Gaban pun berubah dengan baju besinya yang kinclong mengkilap dan penuh dengan lampu kelap-kelip. Nah kesemuanya ini disebut Jouchaku Process. Yang aneh, tidak pernah ada adegan dimana Gaban diserang oleh musuhnya ketika sedang mengalami proses perubahan yang lumayan narsis itu (padahal kan doi udah pake acara pose sana-sini plus zoom-in dan zoom-out berkali-kali).
————-
(dari provoke-online.com)

……
Image Hosted by ImageShack.us

entah darimana asalnya, sepertinya banyak orang Jepang yang ahli banget dalam membuat banyak hal dalam versi hiperbola. selain adegan tipikal tokusatsu di atas, ini juga bisa dilihat di komik-komik jepang dan anime-anime. orang-orang yang terinfluence oleh karya-karya anak Jepang juga banyak yang jadi orang-orang yang cenderung jago meramu hiperbola (dalam hal ini bukan berarti bikin grafik hiperbola yang kita pelajari pada kelas 3 SMU ya!). not necessarily a kind of drama queen, anyway. itu mah gua kalo lagi kumat melankolianya, haha. bisa berbagai macam hiperbola … tapi gua jadi mikir, emangnya macam hiperbola apa aja ya?

coba ya, emangnya darimana sih tren pura-pura jatoh atau keluar butir keringet gede-gede kalo melihat sesuatu yang “ra nggenah”? keluar banyak air mata yang saking banyaknya sampe ngalahin aer mancur di bunderan HI? ato apa lagi deh, ga tau ah! udah lama nggak baca komik dan nonton anime nih =))

recommended tokusatsu series = winspector. kocak banget. gua inget banget ini tokusatsu ditayangin pas jamannya gua masih rajin les bahasa inggris waktu SD dulu. atau baca komik “special guards duklyon”nya clamp. dan saksikan bagaimana duo tokusatsu aneh itu ber-henshin ria.. (yaitu dengan memakai baju tokusatsu dan helm tokusatsu secara manual =)) if you know what I mean..)