Arsip untuk Oktober, 2007

derajat playful kelas hewan

Posted in hewan on Oktober 30, 2007 by kikie

hewan itu seringkali menganut prinsip “dilihat boleh dipegang jangan”. sebagian ngegigit kalo dipegang. sebagian lainnya ngelepas racun kalo dipegang. jangankan dipegang, deket-deket aja kadang-kadang udah diracunin.

fun fact lainnya adalah bahwa, melalui observasi selama bertahun-tahun sebagai seorang pecinta hewan yang masih amatir (baru tingkat tiga sebagai mahasiswa yang pengen mendalami zoologi, itu juga lebih banyak dicekokin teori molekular daripada zoologi. *makiantakterdefinisikan*!), kami mendapati bahwa Mamalia itu cenderung playful. terutama kalau masih muda.

ya, ikan paus aja seneng bercanda. beda dengan hewan dari kelas lain. hiu of Pisces, misalnya. bawaannya serius mulu. coba ya, kapan bisa mergokin ikan hiu bercanda guling-guling ato tampol-tampolan dengan sesamanya? ga pernah. seringnya juga mergokin hiu putih loncat dari laut buat nyaplok anjing laut dengan tampang super serius (di tipi dan majalah tentunya). anak-anaknya aja udah saling makan pas masih jadi bakal telor yang mau dikeluarin. pas menetas langsung nyari bahan buat dicaplok. masih mendingan burung / Aves. mereka masih agak imut kalo udah soal interaksi sesama anggota spesies.

hiu versus mamalia itu, ibarat mahasiswa kaku versus mahasiswa cengengesan. dan kepintaran tidak ada hubungannya dalam hal ini.

sayangnya, di kampus gua kebanyakan tipe hiu daripada tipe paus.
*plakkkk*

duh, kok jadi ngomongin ini sih…

back to the topic! mungkin faktor mamalisme (???) kali ya. anak-anak Mamalia itu mungkin hidupnya lebih enak daripada anak-anak hewan kelas lain. soalnya pas baru lahir langsung dapet makanan dari orangtuanya, yaitu susu dari mamae. kalo hewan kelas lain kan ada yang baru lahir bahkan sebelum lahir pun udah ditinggal orangtuanya. ato disuruh nyari makan sendiri meski masih dijagain. ato bahkan pas baru lahir langsung menyantap orangtuanya! so, anak-anak Mamalia ini jadi masih sempat buat main-main sambil berlatih buat survive di dunia yang buas ini bersama sesamanya.

burung juga kuranglebih sama. umumnya anak-anak burung, kalo masih berstatus anak-anak lengkap dengan bulu-bulu halus mereka, modalnya cuma mangap gede-gede aja buat dapet makanan dari orangtuanya. but well, they have to wait. soalnya makanan itu ga dateng secara otomatis dari badan orangtuanya, melainkan harus dicari seharian dulu baru bisa makan. mungkin itu yang menyebabkan derajat playfulnya so-so. nggak sehyper Mamalia, tapi juga nggak sekaku hewan-hewan di kelas lainnya lagi.

mungkin, ya.

menurutmu?

Iklan

antara kampanye dan ruang publik

Posted in ngebacot on Oktober 28, 2007 by kikie

beberapa saat lagi, sepertinya di tempat saya bertinggal akan diadakan pilkades. foto-foto orang-orang nggak dikenal mendadak bertebaran di sepanjang gang. ditempel dimana-mana. orang-orang ini, wajahnya baru keliatan begitu deket pilkades. sebelumnya, kemana dia? lebih parah lagi, cuma wajah di selebaran yang ditempel secara nggak tertib dimana-mana. bukannya dateng langsung. nyampein visi misi.

sebetulnya sudah maklum kalau modelnya begitu. toh dari dulu memang begitu adanya. nggak ada bedanya dari waktu ke waktu. rakyat cuma ada beberapa tahun sekali. biar bisa voting pemilihan pejabat. selebihnya, nggak ada. alhamdulillah juga karena dalam level ketua RT/RW, masih cukup banyak yang benar-benar berdedikasi terhadap amanatnya untuk memimpin wilayahnya.

seharusnya juga sudah maklum kalau dekat-dekat pemilu, dinding ruang-ruang publik makin nggak tertib kelihatannya. foto-foto orang nggak dikenal. mejeng a la pasphoto. tapi tetep aja males liatnya.

mungkin cuma mimpi. kalau bakal ada calon kepala desa.. calon gubernur … ato apa lah semacamnya … yang benar-benar memperhatikan estetika lingkungan daerah yang mungkin bakal dia pimpin. dan perhatiannya itu dicerminkan dari cara dia kampanye. nggak seenaknya aja nempel-nempel selebaran dimana-mana. mending selebarannya artistik, ini apaan. bikin pemandangan makin semrawut.

saat pulang kota kemarin juni-agustus, juga merasakan hal yang serupa. nggak cuma tempel-tempelan, melainkan juga spanduk dimana-mana. padahal sebelumnya udah ada himbauan untuk nggak pasang atribut kampanye yang nggak menyampaikan visi misi. tapi toh himbauan itu kemudian tenggelam di lautan spanduk kampanye pilgub DKI. akhirnya tiap memasuki kawasan jakarta, dan berstatus sebagai penumpang mobil, bawaannya pengen nunduk mulu. males, muka dia dimana-mana. sori ya.

buat para calon pemimpin yang udah punya rencana bakal mencalonkan diri jadi calon pemimpin entahapa, hal ini boleh jadi bahan pembenahan. kampanye silakan, tapi mbok jangan ikut-ikutan mencemari ruang-ruang publik lingkungan kita. kalau kaya’ gitu, udah nggak jauh beda aja sama iklan sedot WC. mending desain selebaran kampanyenya rada keren. tapi saya maklum deh, uang kalian udah cukup kekuras buat nyari simpatisan. jadi ya gitu deh.

(emangnya pilkades caturtunggal tuh kapan sih? tau-tau di SD deket kost gua udah berdiri TPS aja)

kontemplasi perubahan

Posted in pergolakan batin on Oktober 26, 2007 by kikie

hidup itu proses. perubahan itu keniscayaan. merindukan masa lalu itu wajar. sedih karena kehilangan itu niscaya juga. saat proses itu berhenti, kita pun mati.

proses itu bisa berhenti kapan aja. mungkin bisa besok, ato beberapa saat lagi, ato masih lama, … ga bisa diprediksi.

sebelum proses itu berhenti … sebelum sesuatu yang dapat di-fix jadi tidak dapat di-fix lagi …
ayo segera di-fix.
kalo ada masalah yang mengganjal, jangan terus disimpan di hati aja. apapun resikonya, segera eksekusi. running program. solve. lalu terminate setelah selesai.

tapi nyali untuk membuat segala yang mengganjal berkaitan dengan sesama manusia itu fix … dimana? kadang nyali itu tidak ada. kadang nekad tanpa nyali, merasa sudah siap akan segala resiko, tapi in the end tetap saja nelangsa abis-abisan.

ada kalanya kesedihan itu bikin kita pengen mati aja rasanya.
padahal hidup kita masih jauh lebih baik daripada banyak orang lain yang memilih untuk bertahan hidup dan menepis jauh-jauh pikiran “ingin mati saja”. sementara kita sibuk dengan masalah kita sendiri. lebih buruk lagi gua, sekarang lagi sibuk dengan melankolia pribadi sampe nulis bacotan basi kaya’ gini. bukannya ngerjain laporan lu kie.

sebenarnya kita ini apa? kok bisa gini sih? ribet banget.

udah. ga usah dijelasin sampe tahap molekular.
nanti gua kecewa.
karena jangan-jangan lagi-lagi ini role of those darn chemical compounds!! mereka itu memang *#$^%@&(!!

(updated) kemakan tulisan sendiri, barusan mencoba men-clear-kan sesuatu yang mengganjal dengan orang. siapa tau besok ada yang bikin nyawa gua lepas dari badan, mati penasaran deh. kalo nanti orangnya gua hantuin kan nggak enak juga.

the chronicles of existence II

Posted in sinting on Oktober 26, 2007 by kikie

pssh. I don’t exist. I’m imaginary. she is crazy, so she created me in her mind to be her imaginary companion.

— you’re kidding me. you exist. believe me. I can touch you. I can kiss you, too. I just don’t want to.

but anyone else can’t. you can’t let me get obsessed about anyone else but you. you direct any of your embarassing mistakes to me. so you’ll be clean all the time while I’m the opposite.

— come on. that’s just you, ok? I want to help you, but you don’t want to be helped. what can I do now?

no way! it’s YOU who needs to be helped! not me! it’s YOU! I don’t exist, I’m here because you imagine me so.

— and how I suppose to imagine that you set a rebellion on me who create you with my imagination? I won’t bother imagining about that. you’re nuts … now take a rest until you feel better, I beg you please. this is bad, seriously.
indeed! this is seriously bad. you’re so crazy that you imagine such things about me.

— can you please not to blame anything you did to me? I know that I shouldn’t get too close with anybody … things will get bad and hurts. and this! I even never expect that this will happen … my dear Lord!

it’s you who blame anything bad you did to me. any sinful thoughts. you direct them to me, so you’ll stay clean. why can’t you stop? I’m sick of all of these shits!

— oh rite! I’m sorry to make you sick! I wonder why do you do this to me? I wonder, why me? ….

yes! straight to the point! why me? why not anyone else! oh, don’t tell me that you’ve created some more imaginary persons before me. and finally they disappear because you’re sick and tired of them already. oh!! this is great! because you’re so pathetic like that. ok, I’ll continue this rebellion so you’ll sick of me and you’ll terminate me as soon as possible. now! are you sick of me alreadt? now! terminate me!

— DEAR GOD!! why must I deal with this crazy dude? you’re seriously insane. ok. I’ll remain silent. say anything you want. I won’t respond.

if I’m insane, you’re worse! that’s so mean … why do you do this to me? please, terminate me! please … I beg you please … *stands on knees* my dear queen, will you?

*silence*

oh, please … I’m sorry for being mean. I won’t hurt you now. please, don’t hurt me too. terminate me. take me away from your imagination. let me disappear …

*silence*

hello? are you there? busy constructing imagination of me begging you to terminate me, huh? come on … don’t force yourself too hard. just. let me go.

*silence*

…..

*the so-called-imaginary-dude terminates the so-called-imaginator*

….. and now, the imaginary dude remains alone. left by the creator whom he created using his imagination. now he sits on that white chair. in an empty white room. alone. trying to create better imaginary person. to cheer his pathetic soul up …

orang alim di indonesia

Posted in ngebacot with tags , on Oktober 24, 2007 by kikie

menjelang idul fitri, lagi-lagi sidang untuk menengahi perbedaan pendapat mengenai kapan hari idul fitri itu berlangsung. berbagai argumen yang sama. dari tahun ke tahun. disampaikan dengan cara yang tidak jauh berbeda. dari tahun ke tahun. dengan bertele-tele yang tidak jauh berbeda. dari tahun ke tahun.

secara musiman, diskotik dan sejenisnya diamuk orang-orang “suci” berpakaian serba putih dengan tampang garang. pukul sana sini. pecah sana sini.

lainnya, sibuk dengan dirinya sendiri. dengan kelompoknya sendiri. bagaimana mengumpulkan anggota? rutinitas tahunan? tumpengan bulanan? mempererat silaturahmi antar anggota? sibuk dengan itu-itu juga, dari tahun ke tahun.

lalu ibadah pribadi, dikaji lagi dan lagi. bagaimana detailnya duduk yang benar? bagaimana detailnya mandi junub yang benar? bagaimana cara baca al-fatihah yang benar? dari kajian ke kajian, diulang lagi dan lagi. memang perlu, supaya ingat. karena mungkin jarang dipraktekkan. jadi perlu terus dikaji supaya ingat terus. karena agama ini memang sempurna, segalanya ada aturannya. tidak, itu tidak salah! itulah baiknya, segalanya ada aturannya. tidak lupa poin pahala yang diburu dan diburu lalu dikumpulkan supaya bisa beli tiket masuk surga.

sayangnya, sayangnya …. orang jadi lupa sesuatu yang lebih perlu dibereskan di jalanan.

ya, tidak hanya sesuatu yang lebih perlu dibereskan di jalanan. tapi banyak, banyak sekali hal. kita terlalu sibuk dengan diri sendiri, dengan bagaimana ibadah pribadi yang baik dan benar berikut segala detailnya. hingga lupa dengan apa-apa yang perlu dibereskan di jalanan.

gerobak masih bertebaran di pinggir jalanan. anak-anak berserakan di rumput. bengong duduk menengadahkan tangan ke orang lewat. oh, sekarang ada inovasi terbaru! menyodorkan amplop! sungguh diplomatis. begitu formal. khas indonesia. penuh basa-basi.

korupsi masih up and running di mana-mana. urusan administrasi masih berbelit-belit dan penuh berbagai macam bentuk birokrasi. uang, atau ribet. mereka masih up and running.

hak-hak rakyat masih banyak dilanggar di sana-sini demi kepentingan pribadi atau takut pada ndoro yang galak itu. kupon raskin tidak terpakai, jamsostek cuma hiasan di dompet. orang sakit nggak berani ke rumah sakit. nanti ditagih uang yang tidak mampu dibayar. sementara kita tenggelam dalam hapalan ayat kitab suci kita, sampai lupa bertindak untuk semua ini.

lalu kalian akan bilang, “bersabarlah. orang sabar disayang Tuhan.”
memang. memang.

sudahlah. kalian memang yang paling benar. kami selalu salah. kami memang lebih rendah daripada kalian. tidak patut kalian kasihi.

jadi, silakan lanjutkan aktivitas kalian. tidak usah pikirkan yang di jalanan. teruskan saja kajian kalian sampai sedetail-detailnya. kuasai semua teori itu, supaya jadi ustadz dan ustadzah yang disegani banyak orang. fokus saja ke kajian kalian, tidak usah pikirkan yang di jalanan. semoga masuk surga. amin.

//ngilang sebelum dirajam//

the chronicles of existence I

Posted in sinting on Oktober 24, 2007 by kikie

“katakan padaku. apa kamu narsis?”
“ya, tentu saja. kamu tidak akan ada kalau aku tidak narsis”
“aku tidak mengerti …”
“tenang saja. dialog ini ada bukan untuk dimengerti, melainkan dirasakan. maka rasakanlah.”
“apa itu berarti Tuhan juga narsis?”
“Narsikus bukanlah Tuhan. ia hanya seorang manusia yang dikutuk jadi bunga. mengenai apakah Tuhan itu narsis, pikirkan saja sendiri. aku tidak mau menjawabnya. nanti aku dipukul orang-orang suci itu.”
“jadi kalau kamu nggak narsis, aku nggak bakal ada?”
“begitulah.”
“kamu membuatku cemas. ini berarti aku hanya wujud anganmu. cepat atau lambat, aku akan lenyap digantikan wujud lain dari angan. atau akukah angan yang wujudnya kau ubah-ubah sesukamu? aku ini apa?”
“sudah kukatakan. dialog ini. bukan untuk dimengerti. melainkan dirasakan. maka rasakanlah. keberadaan ini.”
“hai, kawan. sadarkah kamu kalau itu berarti mungkin kamu cuma angan dari seseorang yang lain lagi? tidakkah itu mencemaskanmu? ah!! berarti aku adealah angan dari angan. atau lebih jauh lagi. ah!!! ini mengerikan!”
“tidak apa-apa. aku pun tidak punya referensi yang jelas mengenai posisi eksistensiku. kamu beruntung karena paling tidak aku sudah mengaku satu hal mengenai eksistensimu. aku, aku tidak tahu sama sekali.”
“tidakkah itu mencemaskanmu?”
“entahlah. tapi sudahlah … toh aku hanya sepotong partikel di tengah semesta mahaluas ini…”
“tidakkah kamu kecewa, menyadari hal itu?”
“buat apa kecewa? belum ada yang membohongiku bahwa aku adalah pemimpin dunia. belum ada yang memberiku harapan kosong mengenai menguasai dunia. belum ada yang memberiku keyakinan semu bahwa aku ini memang hebat. aku sudah biasa akan kenyataan bahwa aku bukan siapa-siapa. nilaiku pas-pasan, dan aku bukanlah aktivis yang mengagumkan. begitulah.”
“seharusnya seorang narsis tidak seperti itu. ini janggal.”
“sudah kukatakan tadi. kalau aku nggak narsis, kamu nggak bakal ada. mohon diingat, karena itu berkaitan dengan eksistensimu, sahabat.”
“ah, kamu itu … tapi ngomong-ngomong, bau apa ya bo?”
“sepertinya tinta untuk menulis ini terbuat dari darah kambing kena diabetes. ini mengerikan.”
“ARGH!!!”
“argh juga …”, lalu kertas pun dirobek.

(di bawah pengaruh insomnia absolut, entahtanggalberapa oktober 2007)

persetan dengan itu semua!

Posted in ngebacot on Oktober 4, 2007 by kikie

persetan dengan jadi luar biasa.
student council. self improvization. bagaimana menjadi kaya raya. lulus cum laude. prospek cerah. proyek spektakular.
persetan dengan itu semua.
persetan dengan itu semua.
aku sendiri yang berhak menentukan masa depanku.
bukan kamu, bukan juga mereka.
toh kita sama-sama orang yang cuma memikirkan diri sendiri.
nggak ada bedanya.
jadi, nggak usah sok-sok ngatur aktivitas orang lain mesti kaya’ gimana.
jadi, nggak usah sok-sok ngatur masa depan orang lain mesti kaya’ gimana.
just mind your own damn business! suit yourself!
got that?

oh.
yeah.
right.
you’re always right.
ok.
that’s awesome.

but,
whatever.

(buat para moralis hipokrit di muka bumi)