mengetahui apa-apa yang dialami banyak kawan-kawan yang menderita di berbagai belahan bumi ini membuatku cemas, marah dan semakin terlatih dalam bersumpahserapah (selain karena urusan akademis yang berbelit-belit dan seakan mendewakan kebakuan bin formalitas itu). padahal katanya sumpah serapah itu dosa. sabarlah. tapi kalau bersabar terus sementara mereka dibiarkan saja … pahala macam apa yang didapat dari itu sabar?
(meski pada poin ini, sudah tidak ada sangkut-pautnya lagi pada sumpahserapah. karena tindakan bisa jalan tanpa sumpahserapah)
seorang kawan lama menginspirasiku untuk belajar bersikap skeptis, meski prakteknya baru jalan beberapa tahun belakangan ini. tapi lama kelamaan, skeptisismeku … entahlah, mungkin banyak yang menganggap sifat skeptisku keterlaluan.
sementara dalam bidang studiku, aku malah cenderung sering clueless jika diberi kesempatan bertanya dan sebagainya. haha!
Maret 20, 2008 pada 7:23 am
hoy!
XP
Maret 20, 2008 pada 5:30 pm
dan banyak tanya bila dedlain sudah dekats
Maret 21, 2008 pada 5:41 am
@ lai : =)) tapi nggak juga sih, gw gengsian sih kalo nanya XP